Tinjauan Hukum Islam Terhadap Kerusakan Lingkungan Hidup Di Wilayah Pertambangan Akibat Hak Penguasaan Negara Atas Tanah
DOI:
https://doi.org/10.30999/ph.v9i1.3991Keywords:
hak penguasaan negara, hukum Islam, pertambangan, keadilan ekologisAbstract
Kerusakan lingkungan di wilayah pertambangan menunjukkan ketidaksesuaian antara prinsip penguasaan negara atas sumber daya alam yang menurut konstitusi ditujukan bagi kemakmuran rakyat dan keberlanjutan lingkungan dengan praktik pertambangan yang cenderung eksploitatif dan mengabaikan keadilan ekologis. Artikel ini bertujuan menganalisis konsep hak penguasaan negara dalam hukum positif Indonesia dan menilainya dari perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, menggunakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara kualitatif-preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi hak penguasaan negara di sektor pertambangan belum sepenuhnya mencerminkan keadilan ekologis. Dalam hukum Islam, penguasaan negara atas sumber daya alam dipandang sebagai amanah yang dibatasi oleh prinsip kemaslahatan, keseimbangan ekologis, dan larangan kerusakan (fasād fi al-ardh). Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi konsep hak penguasaan negara berbasis etika lingkungan hukum Islam guna memperkuat politik hukum lingkungan yang lebih berkeadilan dan berkelanjutan.
References
Asep Husni, Deni Kamaludin Yusup, Tatang Astarudin. “Pengelolaan Barang Tambang Dalam Hukum Islam Dan Hukum Positif.” JIMU:Jurnal Ilmiah Multidisipliner 3, no. 3 (2025): 2119–28. https://doi.org/10.70294/jimu.v3i03.995.
Athari Farhani, Ibnu Sina Chandranegara. “Penguasaan Negara Terhadap Pemanfaatan Sumber Daya Alam Ruang Angkasa Menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.” Jurnal Konstitusi 16, no. 2 (2019): 235–54. https://doi.org/10.31078/jk1622.
Gita Ranjani, Hendi Setiawan. “Green Constitution: Tinjauan Kemanfaatan Dan Pemulihan Lingkungan Hidup Melalui Reklamasi Dan Pascatambang.” Lex Renaissance 9, no. 1 (2024): 108–33. https://doi.org/10.20885/JLR.vol9.iss1.art6.
Hannani, Indah Fitriani Sukri, Hasanuddin Hasim. “Analisis Fiqhul Bi`ah Terhadap Kewenangan Otonomi Daerah Dalam Kebijakan Reklamasi Pasca Tambang : Tinjauan Hukum Islam.” DIKTUM: Jurnal Syariah Dan Hukum 20, no. 2 (2022): 260–77. https://doi.org/10.35905/diktum.v20i2.2921.
Khoirotun Nisa, Thoifatur, Afan. “Konsep Amanah, Ihsan, Dan Maslahah Sebagai Pilar Manajemen Sumber Daya Insani Islam.” Menulis 1, no. 10 (2025): 61–70. https://doi.org/10.59435/menulis.v1i10.658.
Marcelina Angelita Sahetapy, Virgina Wuarbanara, Sharllie Michella Chang, Moody Rizqy Syailendra. “Kewenangan Dan Tanggung Jawab Pemerintah Dalam Hukum Tata Negara.” Multilingual: Journal of Universal Studies 5, no. 2 (2025): 339–53. https://ejournal.penerbitjurnal.com/index.php/multilingual/article/view/1335.
Melia Sari, Muhammad Yafiz. “Konsep Kepemilikan Harta Dalam Pemikiran Ekonomi Islam Dan Implikasinya Terhadap Sumber Daya Publik Di Era Modern.” RIGGS 5, no. 1 (2026): 1803–10. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.6210.
Nabila An’imatul Maula, Muhammad. “Tanggung Jawab Ekologi Perspektif Al-Qur’an: Analisis Mantūq Dan Mafhūm Atas QS. Al-A’rāf [7]: 56.” Prosiding Nasional Pascadarjana IAIN Kediri 8, no. 1 (2025): 153–71. https://jurnalpascasarjana.iainkediri.ac.id/index.php/prosiding/article/view/3621.
Nasr, Seyyed Hossein. Antara Tuhan, Manusia, Dan Alam. Yogyakarta: IRCISOD, 2021.
Purwendah, Elly Kristiani. “Perlindungan Lingkungan Dalam Perspektif Prinsip Kehati-Hatian (Precautionary Principle).” Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan 1, no. 2 (2019): 82–94. https://doi.org/10.23887/jmpppkn.v1i2.49.
Putri Lusiana, Suryaningsi, Novita Majid, Endang Herliah. “Politik Hukum Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan Lingkungan Atas Pertambangan Batubara Berbasis Pancasila Di PT. Berau Coal.” PRIMER : Jurnal Ilmiah Multidisiplin 2, no. 2 (2024): 121–30. https://doi.org/10.55681/primer.v2i2.330.
Rafiqi, Ilham Dwi. “Pembaruan Politik Hukum Pembentukan Perundang-Undangan Di Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam Perspektif Hukum Progresif.” Bina Hukum Lingkungan 5, no. 2 (2024): 319–39. https://www.bhl-jurnal.or.id/index.php/bhl/article/view/155.
Rifqah Husnul Khatimah, Duski Samad, Firdaus Mamad. “The Relevance of Maqāṣid Al-Sharī‘ah in Modern Governance.” The Future of Education Journal 4, no. 9 (2026): 5883–89. https://doi.org/10.61445/tofedu.v4i9.1388.
Roiqoh, Surur. “Hak Menguasai Negara Atas Tanah Perspektif Hukum Positif Indonesia Dan Maqashid Syariah.” Al-Zayn : Jurnal Ilmu Sosial & Hukum 3, no. 3 (2025): 1764–71. https://doi.org/10.61104/alz.v3i3.1429.
Sasi Andhika Sabilillah, Athar Hadiyan Al Ghifari, Rifda Galuh Atsania. “What Went Wrong?: Dinamika Hubungan Pemerintah Di Bawah Presiden Joko Widodo Dengan Gerakan Advokasi Masalah Kegiatan Pertambangan Minerba.” Indonesia Foreign Policy Review 11, no. 1 (2024): 118–41. https://doi.org/10.5281/zenodo.14562420%0A%0A.
Sekhroni. Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Di Indonesia: Terwujudnya Sustainable Development. Jambi: PT. Nawala Gama Education, 2025.
Siti Rohmah, In’amul Mushoffa, Moh. Anas Kholish. Konstitusi Hijau Dan Ijtihad Ekologi: Genealogi, Konsep, Masa Depan, Dan Tantangannya Di Indonesia. Malang: Universitas Brawijaya Press (UB Press), 2022.
Sodiki, Achmad. Octogenarian. Malang: Universitas Brawijaya Press (UB Press), 2026.
Subekti, Rahayu. “Kebijakan Pemberian Ganti Kerugian Dalam Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum.” Yustisia 5, no. 2 (2016): 376–94. https://doi.org/10.20961/yustisia.v5i2.8754.
Sugi Asadi, Ruhadini. “Eksistensi Hak Guna Usaha (HGU) Terhadap Tanah Negara Dalam Perspektif Keadilan Agraria.” SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik, Dan Hukum 3, no. 5 (2024): 236–42. https://doi.org/10.55681/seikat.v3i5.1577.
Taufiq, M. “Konsep Dan Sumber Hukum: Analisis Perbandingan Sistem Hukum Islam Dan Sistem Hukum Positif.” Jurnal Ekonomi Dan Hukum Islam 5, no. 2 (2021): 87–98. https://doi.org/10.35316/istidlal.v5i2.348.
Taufiq, Muchamad. “Hak Menguasai Negara Di Bidang Pertembangan Mineral Dan Batubara Di Era Otoda.” Jurnal Equitable 8, no. 2 (2023): 240–70. https://doi.org/10.37859/jeq.v8i2.4964.
Warda Murti, Sri Maya. Pengelolaan Sumber Daya Alam. Bandung: CV Widina Media Utama, 2021.
Yudi Wildan Rasyid, Barikli Mubaroka, Eneng Restia Yulianti, Mia Amalia Zulqodah. “Etika Lingkungan Dalam Tafsīr Al-Miṣbāḥ: Integrasi Prinsip Etis-Teologis Dan Amanah Kekhalifahan Manusia.” Qur’anuna: Jurnal Studi Ilmu Al Qur’an & Tafsir 2, no. 1 (2026): 74–89. https://jurnal.iaipigarut.ac.id/JSQT/article/view/147.
Yuli Azaharah, Fidia Ameliyah. “Analisis Dampak Lingkungan Akibat Kegiatan Pertambangan Dalam Perspektif Maqhashid Syariah.” Jurnal Media Akademik (JMA) 3, no. 5 (2025): 1–8. https://doi.org/10.62281/v3i5.1970.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Rajak, Nanang Naisabur, Aden Rosadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in Jurnal Pemuliaan Hukum agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work. (See The Effect of Open Acces)















