Paradoks Hukum Anti-Diskriminasi di Indonesia Analisis Antara Regulasi Kesetaraan dan Praktik Sosial

Authors

  • Nakhri Anshory UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia
  • Dewi Sulastri UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30999/ph.v9i2.3952

Keywords:

paradoks hukum, diskriminasi, kesetaraan, budaya hukum

Abstract

Kesenjangan antara regulasi anti-diskriminasi yang menjamin kesetaraan dan praktik sosial yang masih menunjukkan diskriminasi berbasis agama, gender, etnis, dan disabilitas memperlihatkan adanya paradoks dalam bekerjanya hukum di Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor yang menyebabkan kesenjangan antara norma hukum dan praktik sosial serta merumuskan strategi penguatan efektivitas hukum anti-diskriminasi. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis-normatif yang dipadukan dengan socio legal approach untuk memetakan relasi antara norma hukum dan praktik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paradoks muncul akibat ketidakseimbangan antara substansi hukum, struktur penegakan, dan budaya hukum masyarakat. Selain itu, resistensi budaya, tumpang tindih regulasi, dan bias institusional memperkuat ketidakmampuan hukum dalam menjamin kesetaraan substantif. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan paradoks hukum anti-diskriminasi melalui keterikatan antara dimensi normatif, kelembagaan, dan sosial-kultural dalam menjelaskan kegagalan transformasi norma menjadi praktik. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian efektivitas hukum dengan menawarkan penguatan budaya egaliter, kapasitas penegak hukum, harmonisasi regulasi, serta partisipasi kelompok rentan sebagai strategi mewujudkan hukum anti-diskriminasi yang lebih substantif.

References

Abduh, Y. N. P., dan R. K Anwar. “Research Trends on the Influence of Social Media on Public Perceptions: A Bibliometric Approach.” TEMALI: Jurnal Pembangunan Sosial 7, no. 1 (2024): 85–98. https://doi.org/10.15575/jt.v7i1.33408.

Arifin, Firdaus, Rosa Tedjabuwana, Subelo Wiyono, dan Mohd Kamarulnizam bin Abdullah. “Indonesia’s Identity Politics and Populism: Disruption to National Cohesion.” Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 22, no. 1 (2025): 166–75. https://www.researchgate.net/publication/389815383_Indonesia%27s_identity_politics_and_populism_Disruption_to_national_cohesion.

Arpangi, dan Tajudeen Sanni. “The State’s Injustice: Failing to Protect Fixed-Term Workers in Indonesia.” Journal of Human Rights, Culture and Legal System 5, no. 1 (2025): 158–86. https://doi.org/10.53955/jhcls.v5i1.531.

Bagir, Zainal Abidin, Samsul Maarif, dan Budi Asy’ari. “Keadilan bagi Kelompok Rentan dan Koalisi Masyarakat Sipil: Studi Kasus Advokasi Akses pada Keadilan di Indonesia (MAJU 2016-2021).” Surabaya, 2022. https://asiafoundation.org/insight/keadilan-bagi-kelompok-rentan-dan-koalisi-masyarakat-sipil-studi-kasus-advokasi-akses-pada-keadilan-di-indonesia-maju-2016-2021/.

Bourdieu, Pierre. La Distinction. Cambridge: Harvard University Press, 2023.

———. Languange and Symbolic Power. Cambridge: Polity Press, 2022.

BPS Indonesia. “Gini Ratio Maret 2024 Tercatat Sebesar 0,379.” bps.go.id, 2024. https://www.bps.go.id/id/pressrelease/2024/07/01/2371/gini-ratio-in-march-2024-was-0-379-.html.

Budiarti, Arsa Imi, Dio Ashar Wicaksana, Gladys Nadya Arianto, Kharisanty Soufi Aulia, Khotimun Sutanti, Pratiwi Febry, Gina Sabrina, et al. Legal Needs Survey for Vulnerable Groups 2022. Jakarta: Indonesia Judicial Rezearch Society (IJRS), 2023.

Fadhil, Moh, dan Muhammad R. Sudrajad. “Ahmadiyya Congregation in the Shadow of Religious Politics.” Analisa 8, no. 1 (2023): 15–30. https://doi.org/https://doi.org/10.18784/analisa.v8i1.1829.

International Labour Organization. Disability and Employment in Indonesia: Report 2022. Geneva, 2022. ILO.

Jhon Rawls. Justice as Fairness: A Restatement. Cambridge: Harvard University Press, 2021.

Kementerian Sosial RI. “Laporan Kinerja Direktorat Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Tahun 2023.” kemensos.go.id, 2023. https://kemensos.go.id/index.php/laporan-kinerja-direktorat-rehabilitasi-sosial-penyandang-disabilitas-tahun-2023.

Komisi Yudisial. “Gelar Pelatihan Tematik PBH, KY Harap Hakim Terapkan Kesetaraan Gender dalam Mengadili Perkara PBH.” komisiyudisial.go.id, 2024. https://komisiyudisial.go.id/frontend/pers_release_detail/337/gelar-pelatihan-tematik-pbh-ky-harap-hakim-terapkan-kesetaraan-gender-dalam-mengadili-perkara-pbh.

Komnas HAM RI. Laporan Tahunan Komnas HAM 2024. Jakarta: Komnas HAM, 2024.

Lawrence M. Friedman. The Legal System: A Social Science Perspective, edisi revisi. New York: Russell Sage Foundation, 2022.

Lawrence M. Friedmsn. The Legal System: A Social Science Perspective. New York: Russell Sage Foundation, 1975.

Manuel, Elkristi Ferdinan. “State, Religion, and Symbolic Violence.” Indonesian Journal of Law and Society 6, no. 1 (2025): 1–25. https://ijls.jurnal.unej.ac.id/index.php/ijls/article/view/53703.

Mulyadi, Sutarman Yodo, dan Sulbana. “Legal Protection for Female workers in Indonesia (Study on the Rights of Female Workers in Tolitoli).” Fiat Justisia: Jurnal Ilmu Hukum 18, no. 4 (2024): 407–24. https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v18no4.3598.

Nikhio, Angel, Cindy Sekarwati Amalia, dan Zain Irawan. “Penegakan Hukum di Indonesia: Peran Pemerintah dalam Mewujudkannya.” Indigenous Knowledge 2, no. 6 (2023): 414–23. https://jurnal.uns.ac.id/indigenous/article/view/79929/0.

Paulina, Arianda Lastius, Aisyah Assyifa, Shaffa Salisa Azzahro, dan Marselino Heriyanto Lauputty. Kertas Advokasi atas Usulan Regulasi Penghapusan Diskriminasi di Indonesia. Jakarta: Indonesia Judicial Rezearch Society (IJRS), 2024.

PSHK. Akses Keadilan Korban Diskriminasi. Jakarta: PSHK, 2023.

Rahardjo, Satjipto. Hukum dan Perubahan Sosial. Yogyakarta: Genta Publishing, 2023.

———. Hukum Progresif: Sebuah Sintesa Hukum Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing, 2009.

———. Hukum Progressif. Jakarta: Kompas, 2022.

———. Penegakan Hukum Progresif. Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara, 2010.

Republik Indonesia. Pasal 28I ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945 (1945).

———. Pasal 29 ayat (2) Undang-Undang Dasar 1945, Pub. L. No. 29 (1945).

———. Undang-Undang Dasar Tahun 1945, Pub. L. No. Pasal 27 ayat (1) (1945). https://www.mpr.go.id/uploads/jdih/UUD_1945_DALAM_SATU_NASKAH.pdf.

———. Undang-Undang No. 39 Tahun 1999, Pub. L. No. 39 (1999).

Sharma, Shivangi. “The state of Southeast Asian women in the workforce.” economictimes, 2022. https://hrsea.economictimes.indiatimes.com/news/industry/the-state-of-southeast-asian-women-in-the-workforce/90102943.

Teubner, Gunther. Law as an Autopoitic. New York: Rourledge, 2021.

Downloads

Published

2026-10-17

How to Cite

Anshory, N., & Sulastri, D. (2026). Paradoks Hukum Anti-Diskriminasi di Indonesia Analisis Antara Regulasi Kesetaraan dan Praktik Sosial . Pemuliaan Hukum, 9(2), 82–98. https://doi.org/10.30999/ph.v9i2.3952

Citation Check

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.