Politik Kolonial Belanda terhadap Pendidikan Islam di Indonesia: Analisis Historis atas Dinamika, Resistensi, dan Modernisasi Pendidikan
DOI:
https://doi.org/10.30999/an-nida.v15i1.4366Keywords:
Kolonialisme Belanda, Pendidikan Islam, Politik Pendidikan, Modernisasi Madrasah, Sejarah IndonesiaAbstract
Perluasan kekuasaan kolonial Belanda di Nusantara membawa pendidikan Islam berhadapan langsung dengan sistem persekolahan sekuler bercorak Barat. Penelitian ini bertujuan mengkaji dinamika sejarah, kebijakan diskriminatif kolonial, serta respons umat Islam terhadap politik pendidikan Belanda di Indonesia. Penelitian menggunakan metode historis kualitatif berbasis studi pustaka (heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi) dengan menelaah literatur primer dan sekunder untuk merekonstruksi bagaimana pemerintah kolonial memarjinalkan pendidikan berbasis pesantren melalui ordonansi pengawasan, seperti ordonansi guru tahun 1905 dan 1925 serta Ordonansi Sekolah Liar tahun 1932, sembari memperluas persekolahan sekuler melalui Politik Etis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa politik pendidikan Belanda terhadap umat Islam bersifat dikotomis, diskriminatif, dan sentralistik secara struktural, dengan memberi keistimewaan kepada kalangan priyayi dan kurikulum Barat dibanding lembaga keagamaan. Tekanan tersebut secara paradoksal justru menjadi katalisator modernisasi pendidikan Islam melalui organisasi seperti Jamiat Khair, Al-Irsyad, Muhammadiyah, dan Nahdlatul Ulama, serta melalui kiprah tokoh pembaru seperti KH. Agus Salim, Ki Hajar Dewantara, dan Hj. Rasuna Said. Penelitian ini menyimpulkan bahwa represi kolonial secara tidak langsung mempercepat lahirnya kaum intelektual Muslim modern berkesadaran kebangsaan yang kemudian turut membentuk pergerakan nasional Indonesia.
References
Abdul Muid, M., Albab, M. U., & Ibad, M. A. (2024). Pendidikan Agama Islam pada Masa Kolonialisme Belanda di Indonesia. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Islam, 13(13), 40–46.
Afima, O. A., Fazli, M., & Roza, E. (2020). Kondisi Pendidikan Islam pada Era Penjajahan Belanda di Indonesia. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 13(13), 40–44.
Aiwan, A., & Rehani. (2022). Kebijakan Pendidikan Islam di Nusantara Sebelum Kemerdekaan: Kasus Kebijakan Politik Kolonial Jepang terhadap Pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 4(20), 1349–1358.
Alfarizi, R. D., Sholekhah, K. A., & Kusumawati, H. (2023). Perkembangan Pendidikan Indonesia pada Zaman Penjajahan II. EDUCATIONIST: Journal of Educational and Cultural Studies, 2(1), 257–265.
Amin, M. (2019). Pendidikan Islam Masa Penjajahan Belanda dan Jepang. Jurnal Pilar: Jurnal Kajian Islam Kontemporer, 10(2), 1–11.
Ariyani, D., & Roqib, M. (2025). Stratifikasi Pendidikan Islam: Implikasi Kafa'ah dalam Pendidikan pada Jamiat Kheir dan Al-Irsyad. Jurnal Kependidikan, 13(2), 1–15.
Darsitun. (2022). Peran Pendidikan Al-Irsyad Al-Islamiyyah dalam Pengembangan Pendidikan di Indonesia. Pendidikan Guru, 4(1), 1–12.
Fadli, M. R., & Sudrajat, A. (2020). Keislaman dan Kebangsaan: Telaah Pemikiran KH. Hasyim Asy'ari. Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 18(1), 109–130. https://doi.org/10.18592/khazanah.v18i1.3433
Fahrozy, F. P. N., Iskandar, S., Abidin, Y., & Sari, M. Z. (2022). Upaya Pembelajaran Abad 19–20 dan Pembelajaran Abad 21 di Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(2), 3093–3101.
Hanipudin, S. (2019). Pendidikan Islam di Indonesia dari Masa ke Masa. Matan: Journal of Islam and Muslim Society, 1(1), 39–48.
Hasibuan, L. R., & Hasibuan, Z. E. (2024). Kebijakan Politik Hindia Belanda terhadap Pendidikan Islam di Indonesia: Sebuah Tinjauan Historis. Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan dan Keguruan, 1(3), 104–119.
Hasyim, A. W., & Haryono, P. (2019). Jamiat Kheir dan Al-Irsyad: Kajian Komunitas Arab dalam Modernisasi Pendidikan Islam Awal Abad XX di Jakarta. Al-Turas, 25(2), 1–20.
Herman. (2022). Sejarah Pendidikan Islam. SulQa Press, IAIN Kendari.
Ilham., Rama, B., & Rasyid, M. R. (2022). Pendidikan Islam Indonesia Zaman Penjajahan Belanda dan Jepang. PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 1(1), 101–108.
Rahmi, E., & Sari, S. R. (2022). Buku Ajar Sejarah Pendidikan Islam: Analisis Sejarah Pendidikan Islam Masa Lalu dan Masa Kini. Deepublish.
Ruslan., & Hifza. (2023). Pendidikan Islam di Indonesia pada Masa Penjajahan. Edusociata: Jurnal Pendidikan Sosiologi, 6(2), 640–649.
Saifudin, S., & Saepuddin, D. (2020). Pengaruh Kolonialisme Jepang terhadap Pendidikan Islam. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 164–178. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v9i2.3441
Subandi., Rama, B., & Achruh, A. (2023). Pendidikan Islam di Indonesia Zaman Penjajahan Belanda dan Jepang. Jurnal Ilmu Pendidikan (JIP), 1(1), 193–205. https://doi.org/10.58540/pijar.v1i1.139
Sukmurdianto., & Mona, Y. Z. (2020). Kebijakan Pendidikan Islam di Nusantara Sebelum Kemerdekaan: Kasus Kebijakan Politik Kolonial Belanda dan Jepang terhadap Pendidikan Islam di Indonesia. Mau'izhah, 10(2), 143–164. https://doi.org/10.55936/mauizhah.v10i2.39
Suriana, S. (2017). Peranan Ahmad Surkati dalam Gerakan Pembaharuan Islam melalui Perhimpunan Al-Irsyad 1914–1943. Medina-Te, 13(2), 1–18.
Syakur, A., & Yusuf, M. (2020). Pendidikan Islam pada Masa Penjajahan. Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 1(1), 37–47. https://doi.org/10.55623/au.v1i1.5
Sya'bana, D. F., & Wardi, S. (2022). Kaum Modernis di Nusantara: Jami'at Khair. Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences, 2(3), 144–156.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








