Ambivalensi Kebijakan Pendidikan pada Masa Pendudukan Jepang dan Implikasinya terhadap Kelembagaan Pendidikan Islam di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.30999/an-nida.v15i1.4282Keywords:
pendidikan Islam, pendudukan Jepang, ShumubuAbstract
Penelitian ini mengkaji karakter ambivalen kebijakan pendidikan yang diterapkan Jepang selama masa pendudukannya di Indonesia (1942–1945) dan menganalisis implikasi jangka panjangnya terhadap perkembangan kelembagaan pendidikan Islam. Dengan desain kualitatif deskriptif berpendekatan historis, penelitian ini bertumpu pada studi kepustakaan terhadap artikel jurnal terakreditasi nasional dan buku rujukan, yang dianalisis melalui empat tahapan metode sejarah: heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Jepang secara bersamaan menempuh dua orientasi yang bertolak belakang. Pada tataran pendidikan umum, Jepang membongkar sistem kolonial Belanda yang diskriminatif dan menggantinya dengan model yang sederhana, sentralistik, dan militeristik yang berorientasi pada mobilisasi perang alih-alih pengembangan intelektual. Sebaliknya, pada tataran kelembagaan Islam, Jepang menempuh strategi akomodatif melalui pembentukan Shumubu (Kantor Urusan Agama), pendirian Masyumi, serta perekrutan kiai berpengaruh ke dalam birokrasi pendudukan. Meskipun bermuatan kepentingan politik, akomodasi tersebut meninggalkan warisan kelembagaan yang bertahan lama dan menjadi fondasi bagi konsolidasi pendidikan Islam pascakemerdekaan, termasuk lahirnya Kementerian Agama serta menguatnya jaringan madrasah dan pesantren. Penelitian ini menyimpulkan bahwa masa pendudukan Jepang merupakan titik transisi kelembagaan yang formatif, bukan semata periode kemunduran pendidikan.
References
Anwar, S., & Umam, H. (2020). Transformative education: Emphasizing 21st century skills and competencies in the independent learning curriculum. AIM: Journal of Islamic Education Management, 1(1), 1–16. https://doi.org/10.15575/aim.v1i1.28886
Anwar, S., Maulani, F., Lutfiah, W., Syadiah, S. I. H., & Azizah, A. S. N. (2025). Integrasi nilai ketauhidan dan ekopedagogi dalam kurikulum madrasah ibtidaiyah untuk penguatan karakter peduli lingkungan. TSAQAFATUNA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 7(1).
Abbas, A. (2018). Pendidikan di Indonesia pada masa Jepang. Ash-Shahabah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 4(1), 62–75.
Adnan Lira, R., Ridhwan, R., & Fatimah, F. (2024). Perubahan budaya masyarakat Indonesia (studi pada pendidikan masa pendudukan Jepang). Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi, 6(2), 204–219.
Anggini, A., Susanti, E., Duha, D. S., Riski, F., Reonaldi, R., & Rahman, S. (2024). Keadaan pendidikan Indonesia pada masa penjajahan Jepang. Jurnal Motivasi Pendidikan dan Bahasa, 2(2), 131–140. https://doi.org/10.59581/jmpb-widyakarya.v2i2.3432
Daulay, H. P. (2016). Pemberdayaan pendidikan agama Islam di sekolah. Prenada Media Group.
Daulay, H. P. (2019). Sejarah pertumbuhan dan pembaruan pendidikan Islam di Indonesia. Kencana.
Fadli, M. R., & Kumalasari, D. (2019). Sistem ketatanegaraan Indonesia pada masa pendudukan Jepang. Sejarah dan Budaya: Jurnal Sejarah, Budaya, dan Pengajarannya, 13(2), 189–205.
Hasanah, N., Tsaqif As'ad, M. Y., Nasikhin, N., & Fihris, F. (2023). Perkembangan peradaban Islam Indonesia pada masa penjajahan Jepang. Kamaliyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 87–97. https://doi.org/10.69698/jpai.v1i2.432
Hasnida, H. (2017). Sejarah perkembangan pendidikan Islam di Indonesia pada masa pra kolonialisme dan masa kolonialisme (Belanda, Jepang, Sekutu). Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 16(2), 237–256.
Hudaidah, H., & Karwana, M. A. P. (2022). Pendidikan di Indonesia masa pendudukan Jepang. Danadyaksa Historica, 1(2), 97–104. https://doi.org/10.32502/jdh.v1i2.4243
Idris, M. A. (2022). Multikulturalisme dan dinamika pendidikan Islam di Indonesia (dari masa penjajahan hingga reformasi). Ta'allum: Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 79–100. https://doi.org/10.21274/taalum.2022.10.1.79-100
Irawan, H., & Yuliato, E. (2019). Pendidikan di Pulau Jawa pada masa pendudukan Jepang. Alur Sejarah: Jurnal Pendidikan Sejarah, 3(1), 1–9.
Muhajir, A., Sumatri, P., & Gultom, A. Z. (2021). Memori sejarah dan warisan pendudukan Jepang di Sumatera Timur sebagai potensi wisata sejarah. Mukadimah: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.30743/mukadimah.v5i1.3665
Muslimin, Y., & Hudaidah, H. (2021). Pendidikan Indonesia pada masa pendudukan Jepang. Journal of Practice Learning and Educational Development, 1(3), 130–134. https://doi.org/10.58737/jpled.v1i3.8
Prabaswara, S. S., & Wildan, M. (2023). Kontribusi Suara Muhammadiyah bagi pengembangan masyarakat Islam di Indonesia (1915–1957). Al-Tsaqafa: Jurnal Ilmiah Peradaban Islam, 19(2), 229–242. https://doi.org/10.15575/al-tsaqafa.v19i2.21108
Qomar, M. (2022). Pesantren: Dari transformasi metodologi menuju demokratisasi institusi. Erlangga.
Ramadhani, S. (2021). Sejarah perkembangan pendidikan Indonesia pada masa penjajahan Jepang. Jurnal Humanitas: Katalisator Perubahan dan Inovator Pendidikan, 8(1), 20–29. https://doi.org/10.29408/jhm.v8i1.3410
Rizal, A. N. S. (2020). Pergerakan Islam Indonesia masa Jepang (1942–1945). Jurnal Indo-Islamika, 4(2), 179–189. https://doi.org/10.15408/idi.v4i2.17394
Saifudin, S., & Saepuddin, D. (2020). Pengaruh kolonialisme Jepang terhadap pendidikan Islam. Ta'dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 164–177.
Saminto, S. S. (2020). Peran pendidikan di masa kependudukan Jepang (1942–1945) terhadap perubahan budaya di Jawa Barat. Jurnal Artefak, 7(2), 76–88.
Sofyan, S. (2022). Eksistensi pendidikan dan lembaga pendidikan Islam di Indonesia pra dan pasca kemerdekaan. Al-Qalam: Jurnal Ilmiah Keagamaan dan Kemasyarakatan, 16(1), 344–356.
Suyitno, S. (2021). Sejarah pendidikan Indonesia. UNY Press.
Syarif, M. (2019). Politik pendidikan Jepang dan pengaruhnya terhadap pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan dan Keislaman, 7(3), 247–266.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








