Dinamika Institusionalisasi Pendidikan Islam Masa Kesultanan Nusantara: Studi Komparatif Kerajaan Sumatera dan Jawa
DOI:
https://doi.org/10.30999/an-nida.v14i3.4281Keywords:
institusionalisasi, pendidikan Islam, Kesultanan, Sumatera, JawaAbstract
Artikel ini mengkaji institusionalisasi pendidikan Islam pada masa kesultanan di Nusantara dengan fokus pada studi komparatif antara kesultanan-kesultanan di Sumatera (Samudera Pasai dan Aceh Darussalam) dan kesultanan-kesultanan di Jawa (Demak dan Mataram Islam). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berupa studi kepustakaan dengan pendekatan historis-komparatif; data dihimpun dari sumber primer dan sekunder kemudian dianalisis melalui kritik sumber dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesultanan di Sumatera mengembangkan model kelembagaan yang terstruktur dan berjenjang (meunasah, rangkang, dan dayah) yang menyatu erat dengan struktur pemerintahan serta jaringan keilmuan Timur Tengah, sedangkan kesultanan di Jawa mengandalkan model masjid-pesantren yang lebih cair dan organik, digerakkan oleh peran wali dan kiai serta berorientasi pada akulturasi budaya. Meskipun berbeda pola, kedua kawasan memiliki fondasi yang sama, yaitu sinergi antara sultan dan ulama dalam melembagakan keilmuan Islam. Temuan komparatif ini memberi pemahaman yang lebih utuh mengenai keragaman regional yang mendasari akar sejarah pendidikan Islam di Indonesia.
References
Anwar, S., & Umam, H. (2020). Transformative education: Emphasizing 21st century skills and competencies in the independent learning curriculum. AIM: Journal of Islamic Education Management, 1(1), 1–16. https://doi.org/10.15575/aim.v1i1.28886
Anwar, S., & Umam, H. (2025). Globalization and the crisis in Islamic education: Al-Attas’ epistemological response and the reconstruction of adab-based pedagogy. Jurnal Yaqzhan: Analisis Filsafat, Agama dan Kemanusiaan, 11(1), 135–149. https://doi.org/10.24235/jy.v11i1.21161
Anwar, S., Maulani, F., Lutfiah, W., Syadiah, S. I. H., & Azizah, A. S. N. (2025). Integrasi nilai ketauhidan dan ekopedagogi dalam kurikulum madrasah ibtidaiyah untuk penguatan karakter peduli lingkungan. TSAQAFATUNA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 7(1).
Ardyansyah, M. F. (2024). Pengaruh metode dakwah Sunan Kalijaga terhadap pelestarian dan islamisasi budaya di Tanah Jawa. Muta’allim: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(3), 139–150.
Fitriani, A., Siregar, I., & Ramli, S. (2022). Peran Sultan Malikussaleh dalam perkembangan Kerajaan Samudera Pasai 1297–1326 M. JEJAK: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah.
Hamid, A. R. (2022). Jalur rempah dan islamisasi Nusantara. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 23(3), 269–282. https://doi.org/10.14203/jmb.v23i3.1065
Iswandi, I. (2019). Pilar-pilar pendidikan Islam di Kesultanan Aceh. Edudeena: Journal of Islamic Religious Education, 3(2), 109–121.
Iswanto, J. (2021). Pertumbuhan institusi sosial dan politik Samudera Pasai, Malaka, Banten, dan Mataram. Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam, 2(1), 38–49.
La Moane, M., Rama, B., & Achruh, A. (2023). Perkembangan pendidikan Islam masa awal hingga lahirnya Kerajaan Islam di Aceh, lembaga, dan tokohnya. JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 162–174.
Maghfirah, M. (2024). Relasi kuasa dan islamisasi: Dinamika hukum Islam di Kesultanan Samudera Pasai. Perada: Jurnal Studi Islam Kawasan Melayu, 7(1), 37–49.
Maysarah, & Nur, H. B. M. (2024). Kiprah Sultanah Tajul Alam Safiatuddin dalam memajukan pendidikan di Kerajaan Aceh Darussalam. Wathan: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(1), 26–41. https://doi.org/10.71153/wathan.v1i1.26
Miswari, M. (2022). Kesultanan Samudra Pasai dan strategi islamisasi Nusantara. Liwaul Dakwah, 13(2).
Mukti, A., Budianti, Y., Sinaga, R., Amiluddin, A., & Fuadi, S. (2022). Pendidikan Islam masa Kesultanan Samudera Pasai. Jurnal Ilmiah Hospitality, 11(2).
Muslim, M. (2021). Pertumbuhan institusi pendidikan awal di Indonesia: Pesantren, surau, dan dayah. Jurnal Bilqolam Pendidikan Islam, 2(1), 19–37.
Muthoharoh, M. (2023). Historis pendidikan Islam di Nusantara. Attanwir: Jurnal Keislaman dan Pendidikan, 14(1), 69–82.
Nasution, K. A. (2023). Sejarah ringkas Kerajaan Samudera Pasai: Sejarah peradaban luhur Nusantara. DIVA Press.
Olivia, O., Zulmuqim, & Masyhudi, F. (2024). Sejarah serta dinamika pembaharuan lembaga pendidikan Islam di Indonesia (Surau, pesantren dan madrasah). Pandawa, 6(1), 54–69.
Rama, B., & Yahdi, M. (2023). Pendidikan Islam pada masa awal di Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, 2(2), 152–160.
Ramadhan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.
Ratna Wulansari, A. S. (2020). Sejarah pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam di Indonesia. Tamaddun: Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam, 20(2), 84. https://doi.org/10.19109/tamaddun.v20i2.6676
Rohmah, U. S., Hamid, N., & Su’aedi, I. F. (2023). Sejarah dan dinamika lembaga pendidikan Islam di Nusantara: Surau, meunasah, pesantren, dan madrasah. Social Science Academic, 1(2), 613–624. https://doi.org/10.37680/ssa.v1i2.4039
Savitri, P. L., & Sumardiyanto, B. (2021). Akulturasi Islam dan budaya Jawa pada ruang liwan Masjid Gedhe Mataram Kotagede. Arsitektura: Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan, 19(1), 51–62. https://doi.org/10.20961/arst.v19i1.45153
Shihabuddin, A., & Roza, E. (2023). Sejarah uang dirham Kesultanan Samudera Pasai: Kontribusi terhadap peradaban Islam di Indonesia. Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 9(2), 171–186.
Syarifudin, M., Hasanah, U., & Kurniawan, D. (2022). Peran kesultanan Islam dalam pengembangan pendidikan Islam di Jawa. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 7(2), 250–262. https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(2).10452
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








