Integrasi Pendidikan Agama Islam dan Komunikasi Penyiaran Islam dalam Membentuk Generasi Digital Berkarakter Islami
DOI:
https://doi.org/10.30999/an-nida.v14i2.4267Keywords:
Integrasi PAI, Karakter Islami, Generasi Digital, Kecerdasan BuatanAbstract
Perkembangan teknologi digital membawa pergeseran budaya yang signifikan bagi generasi muda, memunculkan krisis moral seperti perundungan siber dan kecanduan gawai. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi integrasi antara Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dalam membentuk karakter Islami pada generasi digital (Generasi Z dan Alfa). Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI berfungsi sebagai fondasi konten nilai substansial, sedangkan KPI berperan sebagai metodologi transmisi nilai yang adaptif. Integrasi kedua disiplin ini menghasilkan model dekodasi dakwah kreatif melalui media sosial, siniar, dan sinematografi religi. Sinergi ini terbukti krusial untuk menjembatani kekosongan ruang moralitas di era disrupsi informasi dan kecerdasan buatan, guna membentuk generasi muda yang kritis, berakhlak mulia, memiliki kesadaran ekospiritual yang tangguh, dan cakap bermedia.
References
Abdullah, M. A. (2022). Multidisiplin, interdisiplin, & transdisiplin: Metode studi agama & studi Islam di era kontemporer (Edisi Revisi). IB Pustaka.
Anwar, S., & Rosyid, A. (2024). Reorientasi metodologi pembelajaran rumpun PAI di era disrupsi digital. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 8(2), 145–158.
Arifin, M. (2021). Manajemen pendidikan Islam: Konsep dan aplikasinya. Bumi Aksara.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia [APJII]. (2025). Laporan survei penetrasi internet Indonesia 2025: Lanskap demografi digital. APJII Press.
Azra, A. (2021). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium ketiga. Kencana.
Baudrillard, J. (2020). Simulacra and simulation (Terjemahan). University of Michigan Press.
Cangara, H. (2021). Pengantar ilmu komunikasi (Edisi Revisi). PT RajaGrafindo Persada.
Capra, F. (2021). The tao of physics: An exploration of the parallels between modern physics and eastern mysticism (Terjemahan). Shambhala.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. SAGE Publications.
Darajat, Z. (2020). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.
Fakhruroji, M. (2023). Mediatisasi agama: Komodifikasi Islam di ruang siber Indonesia. LP3ES.
Fattah, N. (2023). Landasan manajemen pendidikan: Strategi dan inovasi abad 21. Remaja Rosdakarya.
Hasan, N. (2023). Kaum muda dan tantangan beragama di era digital. Pustaka Pelajar.
Hidayat, R., & Syamsuddin, S. (2023). Digitalisasi dan pemanfaatan AI dalam manajemen pendidikan Islam. Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 155–170.
Krippendorff, K. (2023). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). SAGE Publications.
Maryati, N. M., Hidayat, H., Sulastri, N., & Anwar, S. (2025). School management in preventing bullying in primary schools. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 4(4), 1891–1903. https://doi.org/10.56916/jirpe.v4i4.1770
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Mulyana, D. (2022). Komunikasi kontemporer: Percikan pemikiran dan aplikasi Islam. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2022). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah di era revolusi industri 4.0. Bumi Aksara.
Nasr, S. H. (2020). Man and nature: The spiritual crisis in modern man. Kazi Publications.
Nurdin, M., & Wahyuni, S. (2025). Strategi penyiaran dakwah kreatif melalui media sosial dalam membentuk karakter remaja. Jurnal Komunikasi Islam, 15(1), 34–49.
Qadir, A. (2024). Media sosial, post-truth, dan disrupsi otoritas keagamaan di Indonesia. Sosiologi Reflektif, 19(1), 112–130.
Rahardjo, T. (2023). Literasi media digital: Pendidikan komunikasi untuk generasi milenial dan alfa. Pustaka Pelajar.
Setiawan, B. (2024). Edutainment dalam pendidikan Islam: Pendekatan media interaktif dan AI. UIN Press.
Shihab, M. Q. (2022). Secercah cahaya ilahi: Hidup bersama Al-Qur'an dan etika komunikasi. Mizan.
Sudirja, A. M., Syadli, M. R., & Rohana, E. (2024). Tantangan pendidikan karakter di era society 5.0 dan AI generatif. Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru, 10(2), 88–104.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D (Edisi Ketiga). Alfabeta.
Sulastri, N., Anwar, S., Suherman, U., & Cipta, E. S. (2024). Deep learning-based planning model for Islamic education in Indonesian integrated schools. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 645–658. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i2.1734
Suryana, Y. (2023). Sejarah kebudayaan Sunda dan jejak kepemimpinan Prabu Siliwangi dalam perspektif Islam. Kiblat Buku Utama.
Syafii, I. (2023). Ekoteologi dan pendidikan agama Islam: Menggagas kesadaran lingkungan pada remaja. Jurnal Tarbiyah, 27(1), 210–225.
Tafsir, A. (2022). Ilmu pendidikan dalam perspektif Islam (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.
Tamburaka, A. (2022). Literasi media: Cerdas bermedia khalayak media massa di era disrupsi. Rajawali Pers.
Umar, N. (2021). Islam Nusantara: Jalan panjang moderasi beragama di Indonesia. Elex Media Komputindo.
Zed, M. (2021). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Obor Indonesia.
Zuchdi, D. (2023). Pendidikan karakter: Konsep dasar dan implementasinya di perguruan tinggi. UNY Press.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).








