Integrasi Nilai-Nilai Tafsir Tarbawi dalam Pengembangan Karakter Keislaman Peserta Didik Era Kontemporer

Authors

  • Hasanudin Hasanudin SMP Negeri 1 Cianjur, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30999/an-nida.v14i1.4162

Keywords:

Tafsir Tarbawi, Karakter Keislaman, Pengembangan Karakter, Pendidikan Islam

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif penerapan nilai-nilai tafsir tarbawi dalam upaya pengembangan karakter keislaman peserta didik di tengah kompleksitas era digital. Tafsir tarbawi, sebagai pendekatan penafsiran Al-Qur’an yang memusatkan perhatian pada dimensi pendidikan (tarbiyah), menekankan nilai-nilai fundamental seperti keimanan, kejujuran, tanggung jawab, kesabaran, dan kepedulian sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif, yang mengintegrasikan studi pustaka mendalam dengan wawancara semi-terstruktur terhadap guru pendidikan agama Islam di beberapa sekolah Islam terpadu. Data dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi strategi implementasi pedagogis dan dampaknya terhadap perubahan sikap serta perilaku siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai tafsir tarbawi melalui kegiatan terstruktur seperti tadabbur tematik, project-based learning yang bersumber dari ayat Al-Qur’an, serta refleksi kolektif sangat efektif dalam membentuk karakter keislaman yang kuat. Sebagai dampaknya, peserta didik menunjukkan peningkatan signifikansi kejujuran dalam tugas akademik, semangat tolong-menolong, dan disiplin spiritual yang lebih baik. Lebih jauh, kepemimpinan instruksional yang suportif memegang peranan esensial dalam mempertahankan hasil tersebut. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan modul pembelajaran agama yang berorientasi pada tafsir tarbawi, peningkatan pelatihan guru, serta penyusunan kurikulum berbasis adab agar karakter Islami tertanam secara sistematis dan berkelanjutan.

References

Abd. Rahman, J. (2020). Asbabun nuzul dan asbabul wurud dalam pendidikan Islam. Deepublish.

Al-Ghazali, A. H. (2004). Ihya’ ulumuddin. Dar al-Fikr.

Al-Qaradawi, Y. (1993). Tarbiyatul akhlaq al-Islamiyyah. Maktabah Wahbah.

Anwar, S., Maulani, F., Lutfiah, W., Syadiah, S. I. H., & Azizah, A. S. N. (2025). Integrasi nilai ketauhidan dan ekopedagogi dalam kurikulum madrasah ibtidaiyah untuk penguatan karakter peduli lingkungan. TSAQAFATUNA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 7(1).

Anwar, S., & Sulaeman, I. (2025). SWOT analysis as a strategic approach in improving education quality. Shibyan: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 3(1), 1–13. https://doi.org/10.30999/shibyan.v3i1.3786

Anwar, S., & Umam, H. (2020). Transformative education: Emphasizing 21st century skills and competencies in the independent learning curriculum. AIM: Journal of Islamic Education Management, 1(1), 1–16. https://doi.org/10.15575/aim.v1i1.28886

Anwar, S., & Umam, H. (2025). Globalization and the crisis in Islamic education: Al-Attas’ epistemological response and the reconstruction of adab-based pedagogy. JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama Dan Kemanusiaan, 11(1), 135–149. https://doi.org/10.24235/jy.v11i1.21161

Azra, A. (1999). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi menuju milenium baru. Logos Wacana Ilmu.

Bakar, A. A., Mulyanto, A., Suherman, U., & Anwar, S. (2025). Kiai’s leadership strategy in improving ustaz competence at Pondok Pesantren Al-Fauzanniyah Sukaresmi Garut. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(02). https://doi.org/10.30868/im.v8i02.8746

Departemen Agama RI. (2002). Al-Qur'an dan terjemahannya. Departemen Agama RI.

Firdaus, A. D., Suryadi, I., & Anwar, S. (2026). Transformation and organizational resilience: PAI strategies in facing global challenges in the digital era. Jurnal Visionary: Penelitian Dan Pengembangan Dibidang Administrasi Pendidikan, 14(1), 152–160.

Ibn Miskawayh. (1978). Tahdzib al-akhlaq. Dar al-Ma’arif.

Jalaluddin al-Suyuthi. (2005). Lubab al-nuqul fi asbab al-nuzul. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Langgulung, H. (1986). Pendidikan Islam dan perkembangannya di dunia Islam. Pustaka al-Husna.

Maryati, N. M., Hidayat, H., Sulastri, N., & Anwar, S. (2025). School management in preventing bullying in primary schools. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 4(4), 1891–1903. https://doi.org/10.56916/jirpe.v4i4.1770

Muhaimin. (2009). Reorientasi pendidikan Islam: Menuju pengembangan kepribadian insani. Remaja Rosdakarya.

Muslim ibn al-Hajjaj. (2000). Shahih Muslim. Darussalam.

Muttaqin, A. (2018). Tafsir tarbawi: Pendekatan edukatif dalam penafsiran al-Qur'an. LKiS.

Nasution, H. (1995). Islam rasional. Mizan.

Nata, A. (2005). Pendidikan Islam di Indonesia: Masa lalu, sekarang dan masa depan. Prenadamedia.

Quraish Shihab. (1996). Wawasan al-Qur’an: Tafsir maudhu’i atas pelbagai persoalan umat. Mizan.

Quraish Shihab. (2002). Tafsir al-Mishbah. Lentera Hati.

Rosyada, D. (2014). Pendidikan kewargaan dalam perspektif Islam. Prenada Media.

Suherman, U., Cipta, E. S., Anwar, S., Kadir, W. A., Fakhrurrozi, M. F., Namira, S. H., & Halimatussadiyah, W. (2025). Implementing a kindness-based leadership strategy in Islamic elementary education. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 281–292. https://doi.org/10.62775/edukasia.v6i1.1384

Sulastri, N., Anwar, S., Suherman, U., & Cipta, E. S. (2024). Deep learning-based planning model for Islamic education in Indonesian integrated schools. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 645–658. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i2.1734

Syamsul Nizar. (2007). Sejarah pendidikan Islam: Menelusuri jejak sejarah pendidikan era Rasulullah hingga dinasti Abbasiyah. Kencana.

Syihabuddin al-Alusi. (1999). Ruh al-ma’ani fi tafsir al-Qur’an al-‘azhim. Dar Ihya’ at-Turats al-‘Arabi.

Tilaar, H. A. R. (2000). Pendidikan, kebudayaan dan masyarakat madani Indonesia. Remaja Rosdakarya.

Zuhairini, dkk. (1994). Sejarah pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Downloads

Published

2025-10-23

Issue

Section

Article

Citation Check