Partisipasi Orang Tua dalam Membina Akhlak Siswa di MA YPI Ciwangi Limbangan Garut dalam Perspektif Pendidikan Islam

Authors

  • Cik Vera Oktaviani MA YPI Ciwangi Bl. Limbangan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30999/an-nida.v14i3.342

Keywords:

Partisipasi Orang Tua, Pembinaan Akhlak, Pendidikan Islam, Madrasah Aliyah

Abstract

Partisipasi orang tua merupakan faktor yang menentukan dalam pembinaan akhlak siswa, namun menjadi persoalan tersendiri ketika sebagian besar siswa tidak tinggal bersama orang tua kandungnya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk partisipasi orang tua dalam pembinaan akhlak siswa, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya, serta menelaah praktik tersebut dalam perspektif pendidikan Islam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus di MA YPI Ciwangi Bl. Limbangan Garut, sebuah madrasah yang kebanyakan siswanya tinggal bersama nenek, kakak, atau sanak saudara, dan sebagian berada di panti sosial asuhan anak. Data dikumpulkan melalui pengamatan langsung, wawancara mendalam dengan kepala madrasah, guru, konselor, siswa, dan orang tua, observasi partisipasi, serta dokumentasi, lalu dianalisis melalui tahap orientasi, eksplorasi, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan tiga hal. Pertama, partisipasi orang tua berwujud penambahan waktu pendidikan agama pada jalur nonformal, pengontrolan hasil pembelajaran, dan pemeliharaan komunikasi dengan pihak madrasah maupun para ustaz setempat. Kedua, pembinaan akhlak dipengaruhi tiga lingkungan, yaitu keluarga, madrasah, dan masyarakat, dengan keluarga sebagai faktor paling dominan, sementara media sosial yang sulit diawasi merupakan penghambat yang paling sering dikeluhkan. Ketiga, dalam perspektif pendidikan Islam, praktik tersebut berpijak pada prinsip bahwa setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, sehingga pendidikan orang tualah yang menentukan arah akhlak selanjutnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa semakin intensif usaha orang tua, semakin baik akhlak siswa, dan diperlukan model kolaborasi berbasis pengasuh pengganti ketika orang tua kandung tidak hadir.

References

Abdalati, H. (1986). Islam in focus. Offset Printing Press.

Abdullah, M. A. (1998). Problem epistemologis-metodologis pendidikan Islam. Pustaka Pelajar.

Ahyadi, A. A. (1998). Psikologi agama. Sinar Baru.

Al-Baghdadi, A. M. (n.d.). Tafsir al-Khazin al-musamma Lubab al-ta'wil fi ma'ani al-tanzil. Dar al-Fikr.

Al-Bukhari, M. ibn Isma'il. (2002). Sahih al-Bukhari (Kitab al-Jana'iz, hadis no. 1358). Dar Ibn Katsir.

Al-Ghazali, A. H. (2005). Ihya' 'ulum al-din (Jilid III). Dar Ibn Hazm.

Al-Haque, M. (1993). The Qur'anic model of education. Muslim Education Quarterly, 10(2).

Ali, M. (1987). Beberapa persoalan agama dewasa ini. Rajawali.

Al-Munawwir, A. W. (1997). Kamus Arab-Indonesia. Pustaka Progressif.

Al-Qaradawi, Y. (1996). Madkhal li ma'rifat al-Islam: Muqawwimatuhu, khasa'isuhu, ahdafuhu, masadiruhu. Maktabah Wahbah.

An-Nahlawi, A. R. (1979). Usul al-tarbiyah al-Islamiyah wa asalibuha. Dar al-Fikr.

Anwar, S., & Umam, H. (2020). Transformative education: Emphasizing 21st century skills and competencies in the independent learning curriculum. AIM: Journal of Islamic Education Management, 1(1), 1–16. https://doi.org/10.15575/aim.v1i1.28886

Daradjat, Z. (1982). Ilmu pendidikan Islam. Bumi Aksara.

Daradjat, Z. (1983). Kesehatan mental. Gunung Agung.

Indrakusuma, A. D. (1973). Pengantar ilmu pendidikan. Usaha Nasional.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Al-Qur'an dan terjemahannya. Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.

Muslim ibn al-Hajjaj. (n.d.). Sahih Muslim (Kitab al-Qadar, hadis no. 2658). Dar Ihya' al-Turats al-'Arabi.

Downloads

Published

2026-06-17

Issue

Section

Article

Citation Check