Konsep Pemikiran Ibnu Rusyd dan Relevansinya Dengan Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 2 Cibitung

Authors

  • Wafaul Wafa Universitas Islam Nusantara, Bandung, Indonesia
  • Arif Husni Mubarok Universitas Islam Nusantara, Bandung, Indonesia
  • Iyad Suryadi Universitas Islam Nusantara, Bandung, Indonesia
  • Helmawati Helmawati Universitas Islam Nusantara, Bandung, Indonesia
  • Agus Hendra Universitas Islam Nusantara, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30999/an-nida.v14i2.3371

Keywords:

Ibnu Rusyd, Pemikiran Pendidikan, Metode Pembelajaran

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan latar belakang biografi, kehidupan, dan pemikiran Ibnu Rusyd mengenai pendidikan, serta menganalisis relevansinya dengan Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 2 Cibitung pada era kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research). Sumber data dihimpun melalui kajian literatur teks yang mencakup buku, jurnal, dan artikel yang relevan dengan fokus pembahasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Rusyd, yang dikenal sebagai seorang filsuf, ahli fikih, pakar kedokteran, dan ahli hukum, memiliki gagasan komprehensif bahwa pendidikan pada hakikatnya bersifat praktis namun harus didukung oleh kerangka teoretis yang tepat. Keselarasan ini bertujuan untuk memberikan landasan pengetahuan yang benar sehingga dapat diimplementasikan ke dalam perbuatan yang benar. Secara deskriptif, pemikiran pendidikan Ibnu Rusyd terorganisasi dalam komponen tujuan, kurikulum, metode pembelajaran, serta peran guru sebagai elemen determinan. Oleh karena itu, kerangka berpikir Ibnu Rusyd dapat dijadikan acuan esensial bagi kemajuan pendidikan saat ini, khususnya dalam implementasi nilai-nilai keagamaan di sekolah.

References

Anwar, S., Maulani, F., Lutfiah, W., Syadiah, S. I. H., & Azizah, A. S. N. (2025). Integrasi Nilai Ketauhidan dan Ekopedagogi dalam Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah untuk Penguatan Karakter Peduli Lingkungan. TSAQAFATUNA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 7(1).

Anwar, S., & Umam, H. (2025). Globalization and The Crisis in Islamic Education: Al-Attas’ Epistemological Response and The Reconstruction of Adab-Based Pedagogy. JURNAL YAQZHAN: Analisis Filsafat, Agama Dan Kemanusiaan, 11(1), 135–149. https://doi.org/10.24235/jy.v11i1.21161

Al-Aqad, A. M. (2003). Ibnu Rushyd: Sang filsuf, mistikus, fakih, dan dokter. CV. Qolam.

Azra, A. (2014). Pendidikan Islam tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Kencana.

Bunyamin. (2011). Sumber ilmu pengetahuan dalam pandangan Ibn Rusyd. Jurnal Pendidikan Islam, 1(1).

Dianna, D. N. (2020). Kontribusi filsafat Islam terhadap pendidikan Islam (Studi analisis al-Ghazālī dan Ibnu Rusyd). Kalimah: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam, 18(1), 33–49. https://doi.org/10.21111/klm.v18i1.3967

Faturohman, F. (2017). Ibnu Rusd dan pemikirannya. Tsarwah, 1(01), 109–122.

Hanafi, A. (1996). Pengantar filsafat Islam (4th ed.). Bulan Bintang.

Iqbal, A. M. (2015). Pemikiran pendidikan Islam: Gagasan-gagasan besar para ilmuwan muslim. Pustaka Pelajar.

Madani, M. T. (2017). Ibnu Rusyd dan kontribusi pemikirannya terhadap perkembangan ilmu fiqih. Kabilah: Journal of Social Community. http://ejournal.kopertais4.or.id/madura/index.php/kabilah/article/view/3080

Maragustam. (2010). Tantangan pendidikan Islam menghadapi era globalisasi. Maragustam Siregar. https://maragustamsiregar.wordpress.com/2010/06/15/tantangan-pendidikan-isalam-menghadapi-era-globalisasi/

Maragustam. (2014). Filsafat pendidikan Islam menuju pembentukan karakter (1st ed.). Kurnia Semesta.

Musthofa, A. (2004). Filsafat Islam. CV. Pustaka Setia.

Putri, W. (2020). Pemikiran Ibn Rusyd tentang pendidikan dan relevansinya dengan dunia modern. Dirasat: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Islam, 6(1), 92–105. https://doi.org/10.26594/dirasat.v6i1.1968

Ramadhan, M. D. (2021). Metodologi literatur kajian filsafat pendidikan Islam. Universitas Islam Negeri.

Rasyid, I. (2019). Konsep pendidikan Ibnu Sina tentang tujuan pendidikan, kurikulum, metode pembelajaran, dan guru. Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum dan Pendidikan, 18(1), 779–790. https://doi.org/10.30863/ekspose.v18i1.368

Rusyd, I. (1998). Al-Daruri fi al-Siyaasah. Markazz Dirrasat al-Wakhdah al-’Arabiyyah.

Sabri, F. A. (2010). Ibn Rusyd dan metode Ijtihâd-nya dalam kitab Bidâyat al-Mujtahid. Al-Ihkam: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, 5(2), 183–198. https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v5i2.289

Sugiyono. (2004). Metode penelitian pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sukadinata, N. S., & Syaodih, E. (2012). Metode penelitian pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Sulastri, N., Anwar, S., Suherman, U., & Cipta, E. S. (2024). Deep learning-based planning model for Islamic education in Indonesian integrated schools. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 645–658. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i2.1734

Usaibi’ah, I. A. (1965). Uyyunu al-anba’ fi thabqot al-atthiba (1st ed.). Makktabah al-Hayah.

Downloads

Published

2026-04-23

Issue

Section

Article

Citation Check