PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MEMBENTUK SIKAP DISIPLIN SANTRI
DOI:
https://doi.org/10.30999/jnacs.v8i1.2565Keywords:
Pendidikan Karakter, DisiplinAbstract
Proses penerapan pendidikan karakter di Pondok Pesantren Habiburrahman Garut diterapkan dalam kegiatan santri sehari-hari. Melalui pembiasaan, santri dibiasakan untuk saling tolong menolong, sopan santun, membiasakan bersih-bersih agar para santri peduli lingkungan, makan dan berpakaian seadanya agar santri dapat hidup sederhana, mencuci baju dan mengurus semua urusannya sendiri agar santri mandiri, sholat berjamaah terpat waktu agar mereka disiplin. Dibarengi dengan pemberian contoh dari para pengurus dan ustadz/uztadzah. Serta diperkuat dengan nasehat dalam pengajian pengajian yang membahas mengenai akhlak seperti dalam mengaji kitab ahlakul banen. Santri di Pondok Pesantren Habiburrahman Garut disiplin dalam beribadah, santri melaksanakan sholat berjama’ah setiap waktu, melaksanakan puasa senin kamis, sholat duha setiap pagi, dan tadarus alqur’an setiap sore sambil menunggu adzan magrib. Santri juga disiplin waktu, santri bangun sebelum adzan subuh, berjama’ah tepat waktu, dan santri datang ke kelas pengajian tepat waktu. Disiplin dalam menjalankan aturan, santri taat dan patuh terhadap aturan yang ditetapkan. Santri bersama-sama membersihkan kobong dan lingkungan pondok sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan santri harus menjaga kebersihan dan ketertiban, serta keamanan dan kedamaian pondok.References
Ariesandi. 2008. Rahasia Mendidik Anak Agar Sukses dan Bahagia, Tips Melejitkan Potensi Optimal Anak. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Bugin, Burhan. 2001. Metodologi Penelitian Sosial. Surabaya: Airlangga University Press.
https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/10672/05.2%20bab%202.pdf?se quence=5&isAllowed=y
https://www.abusyuja.com/2019/10/pengertian-pondok-pesantren-secara-bahasaistilah.html
Kardiman, Y. 2008. Membangun Kembali Karakter Bangsa melalui situs-situs Kewarganegaraan. Bandung: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan. Acta Civicus. Vol. 2. No.2
Mastuhu. 1994. Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren. Jakarta: INIS.
Mulyana. 2014. Pendidikan Pencak Silat Membangun Jati Diri dan Karakter Bangsa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mutawalia. 2017. Penerapan Pendidikan Karakter di Pondok Pesantren AlMuawwanah Kecamatan Pajaresuk Pringsewu. http://repository.radenintan.ac.id/2773/1/Skripsi_Full_MUTAWALIA.pdf
Moleong, Lexi, J. 2002. Metodelogi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosda Karya.
Nasution. 3003. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.
Oktavia, Lanny, dkk. 2014. Pendidikan Karakter Barbasis Tradisi Pesantren. Jakarta: Rumah Kitab.
Rahmawati, 2014. Metode-metode Pembinaan Akhlak. Al-Izzah. Vol 9. No 1
Sa’abuddin, I.A. 2006. Meneladani Akhlak Nabi Membangun Kepribadian Muslim. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Sugiyono. 2020. Metode Penelitian Kualitatif untuk penelitian bersifat: eksploratif, enterpretif, interaktif dan konstruktif. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata, Nana, Syaodih. 2007. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Tu’u, Tulus. 2008. Peran Disiplin Pada Prilaku dan Prestasi Siswa. Jakarta: PT.Grasindo.
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 pasal 1 ayat 1 tentang Pendidika
Wibowo, Agus. 2013. Pendidikan Karakter Di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Zubaedi. 2012. Desain Pendidikan Karakter. Jakarta: Kencana Persada Media Grup.