Berkomunikasi dalam Ketidakjelasan

Yosal Iriantara

Abstract


Iklan politik menjadi bagian dari komunikasi politik Indonesia mutakhir. Beberapa kajian menunjukkan bagaimana komunikasi politik yang dilakukan masih menggunakan pendekatan persuasi dengan imbauan emosional/arasional dibandingkan dengan imbauan rasional. Padahal dalam praktik demokrasi deliberatif, diandaikan, imbauan rasional dianggap lebih tepat secara etis dibandingkan dengan imbauan emosional yang pragmatis dalam pencapaian tujuan politik. Lebih dari itu, pergeseran dari era media 1.0 pada media 2.0 tampaknya tak mengubah pola imbauan pesan yang dipergunakan dalam komunikasi politik. Era demokrasi deliberatif yang hendak dibangun di tengah masifnya penggunaan media 2.0 melahirkan tantangan bagi dunia komunikasi politik Indonesia.


Full Text:

Pdf

References


Carah, N., Brodmerkel, S. dan Knaggs, A. (2012) Gruen Nation: Dissecting the Show, Not the Business Dokumen www. Dapat diakses: http://www.rmit.edu.au/browse/ Our%20Organisation/ Design%20and%20Social%20Context/Schools%20 and%20groups/Media%20and%20 Commu n i c at i on/R e s e a r c h/ Publications/ Communication,%20 Pol i tics%20%26%20Cul ture / Volumes/ Volume%2045/ [2 Januari 2014]

Demirdöğen, Ü.D. (2010) The Roots of Research in (Political) Persuasion: Ethos, Pathos, Logos and the Yale Studies of Persuasive Communications dalam International Journal of Social Inquiry Volume 3 Number 1 2010 hlm. 189-201.

Gutmann, Adan Thompson, D (2004) Why Deliberative Democracy? Princeton Universty

Jamtøy, A.I. (2012) Emotion and Cognition in Political Communication makalah yang disajikan pada the 3rd International Conference onDemocracy as Idea and Practice, Oslo, 12-13 Januari 2012.

Lukmantoro, T. (2012) Peran Komunikasi dalam Demokratisasi dalamMajalah Pengembangan Ilmu Sosial Forum Vol. 40/No. 1 Februari 2012 hlm. 51 – 56

Murchison, E. (2013) Emotional Appeals in Election Advertising: Understanding their Influence on the Political Behaviour of Voters, makalah yang disajikan pada the 63rd Political Studies Association Annual International Conference, Cardiff, 25-27 Maret 2013.

Saptaatmaja, T. (2013) Pilkada, Kekerasan, Selanjutnya Apa? Dalam SHNEWS edisi 19 September 2013 Sawicki (tt) Ethical Limitations On the State’s Use Of Arational Persuasion Chicago: Loyola University Chicago School of Law

Scammell, M.dan Langer, A. (2006) Political Advertising : Why Is It So Boring? Dalam Media, Culture &Society, 28 (5). hlm 763-784.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.