Pelatihan Pemilahan Sampah Plastik Sebagai Bahan Biji Plastik Di Desa Palang

Suwarsih Suwarsih, Marita Ika Joesidawati, Sriwulan Sriwulan

Abstract


Desa Palang adalah salah satu daerah pesisir di Kabupaten Tuban yang kesadaran masyarakatnya terhadap kebersihan lingkungan masih kurang. Ini bisa dilihat dari banyaknya warga yang secara sadar masih membuang sampah di sembarang tempat yang bermuara di lautan. Salah satu jenis sampah yang banyak ditemukan di pesisir Palang adalah sampah plastik. Sampah plastik sulit terdekomposisi secara alami. Di sisi lain, sampah ini masih dapat diolah menjadi biji plastik. Sebelum diolah menjadi biji plastik, sampah plastik harus disortir terlebih dahulu berdasarkan jenis bahannya. Namun, masyarakat Desa Palang belum memiliki  keterampilan dalam memilah sampah plastic. Oleh karena itu, dilakukan pelatihan pemilahan sampah plastik sebagai dasar pembuatan biji plastik. Kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah plastik di wilayah Palang dan dalam jangka panjang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi masyarakat. Metode dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan praktik secara langsung. Penyortiran didasarkan pada jenis bahan plastik. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini peserta dapat memilah sampah plastik berdasarkan jenis bahan plastik dan 70,3% dari total jumlah peserta mengatakan akan mulai memilah sampah plastik.

Keywords


Pemilahan, sampah plastik, biji plastik, Desa Palang, Kabupaten Tuban

References


Carpenter, Edward J et al. 1972. “Polystyrene Spherules in Coastal Waters.” Science 178(4062): 749–50.

Colton, John B, Frederick D Knapp, and Bruce R Burns. 1974. “Plastic Particles in Surface Waters of the Northwestern Atlantic.” Science 185(4150): 491–97.

Gregory, Murray R. 2009. “Environmental Implications of Plastic Debris in Marine Settings—Entanglement, Ingestion, Smothering, Hangers-on, Hitch-Hiking and Alien Invasions.” Philosophical Transactions of the Royal Society B: Biological Sciences 364(1526): 2013–25.

Gunawan, Gugun. “Mengolah Sampah Menjadi Uang: Panduan Mengeruk Keuntungan Dari Bisnis Pengolahan Sampah.” Jakarta: Tans Media Pustaka.

Joesidawati, Marita Ika. 2018. “PENCEMARAN MIKROPLASTIK DI SEPANJANG PANTAI KABUPATEN TUBAN.” In Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat III Universitas PGRI Ronggolawe, , 8–15.

Rochman, Chelsea M et al. 2013. “Policy: Classify Plastic Waste as Hazardous.” Nature 494(7436): 169.

Sidiq, Muhamad, Novan Faiq Rifqi, and Nasik Ubud. 2014. CABIPA (Cacahan Biji Plastik) Sebagai Inovasi Pengolah Limbah Plastik. Semarang.

Singh, P, and V P Sharma. 2016. “Integrated Plastic Waste Management : Environmental and Improved Health Approaches.” Procedia Environmental Sciences 35: 692–700. http://dx.doi.org/10.1016/j.proenv.2016.07.068

Vegter, A C et al. 2014. “Global Research Priorities to Mitigate Plastic Pollution Impacts on Marine Wildlife. Endanger. Species Res. 25, 225–247.”




DOI: http://dx.doi.org/10.30999/jpkm.v9i2.693

Copyright (c) 2020 JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT



Indeksasi:

Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Nusantara Bandung

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 4.0 Internasional.

View My Stats