Pemberdayaan Kemandirian Masyarakat Melalui Pemeliharaan Kambing pada Komunitas Marbot di Kecamatan Metro Barat Kota Metro

Subandi Subandi, Yosep Aspat Alamsyah, Ahmad Fauzan, Guntur Cahaya Kesuma

Abstract


The increasing number of goat rearing communities in the community will be able to realize economic independence. The aim of this assistance is to produce community economic clusters that are able to foster a creative economy in fostering community independence. This empowerment method with the ABCD (Asset-Based Community Development) approach with this method is able to describe the assets owned by the community that is able to be developed. The marbot community is given assistance with the capital of the female goat capital, the goat parent is given by the partners from the collection of alms donation (ZIZ) with a mutual cooperation management system. With assistance can be concluded 1) Increase community understanding about breeding goats (graiding) 2) Increasing community understanding about raising dairy goats, 3) Improved skills in making milk from Etawa (PE) derivatives, 4) Increased skills in making compost. The impact of the community is the emergence of an entrepreneurial spirit, the formation of micro-business clusters by mutual cooperation, and economic independence towards the welfare of society.

Keywords


Independence, Marbot, Empowerment, Goat Maintenance.

References


Adamson, D., & Bromiley, R. (2008). Community empowerment in practice. Lessons from Communities First.

Amaliah, B., Fatichah, C., & Widyanto, M. R. (2012). ABCD feature extraction of image dermatoscopic based on morphology analysis for melanoma skin cancer diagnosis. Jurnal Ilmu Komputer dan Informasi, 3(2), 82–90.

Andayani, A. A. I., Martono, E., & Muhamad, M. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata Dan Implikasinya Terhadap Ketahanan Sosial Budaya Wilayah (Studi Di Desa Wisata Penglipuran Bali). Jurnal Ketahanan Nasional, 23(1), 1–16.

Chamdi, A. N. (2003). Kajian profil sosial ekonomi usaha kambing di kecamatan Kradenan Kabupaten Grobogan. Prosiding Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner. Bogor, 29–30.

Chavis, D.M, M., D. W. (1986). Sense of community: A definition and theory (Vol. 1–14, no. 1). American Journal of Community Psychology.

Darmalaksana, W. (t.t.). Manual Penulisan Proposal Pengabdian Berbasis Riset.

Haris, A. (2014). Memahami Pendekatan Pemberdayaan Masyarakat. JUPITER, 13(2).

Hatu, R. (2011). Perubahan Sosial Kultural Masyarakat Pedesaan (Suatu Tinjauan Teoritik-Empirik). Jurnal Inovasi, 8(04).

Hilman, Y. A., & Nimasari, E. P. (2018). Model Program Pemberdayaan Masyarakat Desa Berbasis Komunitas. ARISTO, 6(1), 45–67.

Makmur, S. (2008). Pemberdayaan sumber daya manusia dan efektifitas organisasi: Kajian penyelenggaraan pemerintahan desa. Rajawali Pers.

Oktafia, R. (2017). Percepatan Pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (Umkm) Melalui Perkuatan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (Lkms) Di Jawa Timur. Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, 85–92.

Pranadji, T. (2016). Penguatan Modal Sosial Untuk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan dalam Pengelolaan Agroekosistem Lahan Kering (Studi Kasus di Desa-desa (Hulu DAS) Ex Proyek Bangun Desa, Kabupaten Gunungkidul dan Ex Proyek Pertanian Lahan Kering, Kabupaten Boyolali). Jurnal Agro Ekonomi, 24(2), 178–206.

Prawoto, N. (2012). Model Pengembangan Dan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kemandirian Untuk Mewujudkan Ketahanan Ekonomi Dan Ketahanan Pangan (Strategi Pemberdayaan Ekonomi Pada Masyarakat Dieng Di Propinsi Jawa Tengah). Jurnal Organisasi dan Manajemen, 8(2), 135–154.

Putri, S. T., Andriyani, S., Salasa, S., & Adikusuma, T. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolaan Kesehatan Melalui Pendekatan Adaptive Conservation Di Kelurahan Padasuka Kota Bandung Community Empowerment In Health Management Through. 2(2).

Salahuddin, N. (2015). Panduan Kkn Abcd Uin Sunan Ampel Surabaya Asset Based Community-Driven Development (ABCD). LP2M UIN Sunan Ampel Surabaya.

Subandi, S. (2017). Manajemen Zakat, Infaq Dan Shadakah (Zis) Produktif (Zis Berbasis Kewirausahaan Di Laziznu Kota Metro Tahun 2015). FIKRI: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 1(1), 143–168.

Subandi, S., & Fauzan, A. (2018). Manajemen Good Corporate Governance Pada Usaha Kecil Dan Menengah Berbasis Sumber Daya Manusia. AKADEMIKA: Jurnal Pemikiran Islam, 23(1), 173–196.

Sukmaraga, P., & Hayati, B. (2011). Analisis Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, PDRB per kapita, dan Jumlah Pengangguran terhadap Jumlah Penduduk Miskin di Provinsi Jawa Tengah (PhD Thesis). Universitas Diponegoro.

Suneki, S. (2012). Dampak globalisasi terhadap eksistensi budaya daerah. CIVIS, 2(1/Januari).

Suyanto, B. (2001). Kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat miskin. Masyarakat, Kebudayaan dan Politik, 14(4), 25–42.

Trijono, L. (2001). Strategi Pemberdayaan Komunitas Lokal: Menuju Kemandirian Daerah. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 5(2), 215–235.

Yuniarto, P. R. (2016). Masalah globalisasi di Indonesia: Antara kepentingan, kebijakan, dan tantangan. Jurnal Kajian Wilayah, 5(1), 67–95.




DOI: http://dx.doi.org/10.30999/jpkm.v9i2.625

Copyright (c) 2019 JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT



Indeksasi:

Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Nusantara Bandung

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 4.0 Internasional.

View My Stats