MAKERSPACE PERPUSTAKAAN SEKOLAH

Riya Fatmawati, Malta Nelisa, Habiburrahman Habiburrahman

Abstract


ABSTRAK

Tulisan ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah pengunjung pada perpustakaan sekolah SMPN 1 Nan Sabaris   dengan   cara    menambah   layanan    pada Perpustakaan Sekolah SMPN 1 Nan Sabaris Kecamatan Nan Sabaris Kabupaten Padang Pariaman. Target yang ingin dicapai adalah memberikan ruang makerspace kepada siswa sehingga siswa mempunyai sebuah ruang kreatifitas untuk menuangkan ide-ide dan kreatifitas di perpustakaan sekolah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan proses pengambilan data dilakukan dengan cara wawancara dan observasi lapangan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah bertambahnya jumlah pengunjung perpustakaan dan tersedianya sebuah ruang pada perpustakaan sekolah sebagai salah satu bentuk layanan terbaru yang disebut dengan layanan makerspace.

 

ABSTRACT

This paper aims to increase the number of visitors to the Nan Sabaris SMPN 1 school library by adding services to the Nan Sabaris SMPN 1 School Library, Nan Sabaris District, Padang Pariaman Regency. The target to be achieved is to provide a maker space for students so that students have a space for creativity to express ideas and creativity in the school library. The method used in this study is a qualitative method with the process of collecting data by interview and field observation. The results obtained in this study are the increasing number of library visitors and the availability of a space in the school library as one of the newest forms of service called makerspace services.


Keywords


MakerSpace; Perpustakaan Sekolah;

References


Pisasrski, Alyssa. (2014). Finding a place for tween; Makerspace and Libraries. Dimuat dalam jurnal Fall: Children and Libraries.

Chan, D.L. and Spodick, E. (2014). Space development. New Library World, 115(5/6), pp. 250-262. Diakses pada tanggal 3 Sepetember 2019 dari http://dx.doi.org/10.1108/NLW-04-2014-0042.

Ching, Francis D.K. (2008). Bentuk, Ruang, dan Tatanan. Jakarta : Erlangga

Mann, L. (2018). Making a Place for Makerspaces in Information Literacy. Reference & User Services Quarterly, 58(2), 82–86. Diakses pada tanggal 3 Sepetember 2019 dari http://search .ebscohost.com/login.aspx?direct=true&db=lxh&AN=134186679&site=ehost-live

Massis, B.E. (2014). What's new in libraries. New Library World, Vol. 115 Nos 5/6, pp. 285 – 288. Diakses pada tanggal 3 Sepetember 2019 dari http://e-resources.perpusnas.go.id:2141/10.1108/NLW-03-2014-.

Abram, S. (2013). Makerspaces in libraries, education, and beyond. Internet@ Schools, Vol. 20 No. 2, pp. 18 – 22. Diakses pada tanggal 3 Sepetember 2019 dari www.questia.com/magazine/1P3-2918635431/makerspaces-in-libraries-education-and-beyond.

Burke, J. (2015). Making sense: can makerspaces work in academic libraries?. ACRL 2015, Portland, OR, 25-28 March, pp. 497 – 504. Diakses pada tanggal 3 Sepetember 2019 dari www.ala.org/acrl/sites/ala.org.acrl/files/content/conferences/confsandpreconfs/2015/Burke.pdf




DOI: http://dx.doi.org/10.30999/n-jils.v2i2.724

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 

Creative Commons License

Nusantara Journal of Information and Library Studies
Program studi ilmu perpustakaan dan Informasi Fakultas Ilmu Komunikasi
Universitas Islam Nusantara
Jln. Soekarno-Hatta No.530, Sekejati, Buahbatu, Kota Bandung, Jawa Barat, 40286
Email: jils.uninus@gmail.com

Statistik Kunjungan