ASESMEN MATEMATIKA DASAR UNTUK ANAK DENGAN KESULITAN BELAJAR DI KELAS 1 SDN SUKARASA KOTA BANDUNG

Ranti Novianti, Eka Yuli Astuti

Abstract


Kesulitan  belajar yang terjadi pada anak di sekolah, beragam bentuknya. Salah satu yang sering ditemui adalah kesulitan  belajar pada aspek berhitung atau matematika. Seperti halnya bahasa, membaca dan menulis, kesulitan belajar matematika harus diatasi sedini mungkin. Hal tersebut menunjukkan pentingnya dilakukan asesmen secara dini dalam lingkup mata pelajaran matematika dalam upaya membantu siswa menghadapi kesulitan belajarnya. Asesmen matematika merupakan suatu proses perolehan data atau informasi tentang kemampuan, hambatan, dan kebutuhan belajar matematika seorang siswa sebagai bahan acuan dalam upaya menyusun suatu program pembelajaran.Tujuan utama dari asesmen matematika adalah untuk mengetahui kondisi penguasaan keterampilan matematika seorang siswa pada saat itu, baik keterampilan yang telah dikuasainya maupun yang belum dikuasainya sebagai dasar untuk menyusun program pembelajaran yang diprediksi sejalan dengan hambatan dan kebutuhan belajar siswa tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif atau naturalistik melalui studi lapangan dengan maksud menggali permasalahan secara ilmiah tentang asesmen matematika tahap dasar, mengetahui bagaimana asesmen  matematika tahap dasar bagi siswa dan  masalah yang dihadapi siswa dengan kesulitan belajar dalam menghadapi pelajaran matematika. Dalam penelitian ini disajikan penyajian data berupa hasil narasi, deskripsi yang didapat dari hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi yang dilakukan berkenaan dengan kondisi objektif siswa dengan kesulitan belajar matematika. Dari hasil asesmen ditemukan beberapa hal yang menyebabkan siswa mengalami kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal aritmatika yang diberikan yaitu; (1) Kemampuan membaca beberapa siswa sangat kurang, (2) Kemampuan artimatika kebanyakan siswa masih berada dalam tahap konkret, (3) Pengerjaan operasi matematika dengan menggunakan jari, membantu untuk bilangan yang lebih kecil daripada 10, tetapi cukup membingungkan untuk bilangan di atas 10, (4) Siswa mengalami kesulitan ketika mengerjakan soal-soal yang lebih sederhana dibandingkan dengan materi yang sekarang dipelajari siswa, (5) faktor eksternal, (6) Siswa mengalami kesulitan ketika diberikan model soal yang berbeda dari yang diberikan oleh guru. Berdasarkan hasil asesmen tersebut maka rekomendasi yang diberikan untuk para guru adalah: (1) Dalam pembelajaran aritmatika perlu penekanan pada penanaman konsep bukan penghafalan pola; (2) Perlu dipikirkan alternatif penggunaan media pembelajaran lain yang lebih efektif sebagai pengganti jari; (3) Kemampuan membaca siswa perlu mendapat perhatian lebih; (4) Untuk kelas 1 SD penggunaan bahasa ibu dalam penjelasan konsep dasar aritmatika tampaknya lebih efektif. Untuk orangtua perlu membantu siswa dengan cara menerapkan ide-ide yang caranya bisa didiskusikan dengan guru kelas.


Keywords


Asesmen, Matematika, Kesulitan belajar.

Full Text:

Untitled

References


Abdurrahman, Mulyono. (2012). Anak Berkesulitan Belajar, Teori, Diagnosis dan Remediasinya. Jakarta : Bhineka Cipta

Alimin, Zaenal. (2008). Memahami perkembangan, Hambatan perkembangan dan Hambatan belajar pada anak.Diunduh dari : http://z-alimin.blogspot.com/2008/03/memahami-perkembanganhambatan.html

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar SD/MI. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.

Bungin, M. Burhan (2007). Penelitian Kualitatif. Jakarta : Prenada Media

Kismiantini dan Indrawati, D. (2008). Dunia Matematika untuk Kelas 1 SD/MI (Buku Sekolah Elektronik). Jakarta: Pusat Pembukuan Departeman Pendidikan Nasional.

Moleong, L. J. (2007). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung : PT Remaja Rosdakarya

Rahardja, Djadja. (2006) Pengantar Pendidikan Luar Biasa. CRICED. University of Tsukuba-Jepang

Rochyadi, E. (2012). Asesmen Matematika , Slide Powerpoint. Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia.

Somantri, Sutjihati. (2012). Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung : Refika Aditama

Soendari, T. dan Nani M., E. (2011). Asesmen dalam Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Bandung: Amanah Offset.

Soendari, T. (n.d.). Asesmen Matematika , Slide Powerpoint.. Diakses dari http://www.file.

upi.edu/ Direktori/ FIP/JUR._PEND._LUAR_BIASA/.

Sugiyono. (2008) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alpabeta.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kombinasi, Bandung (mixed Methods): Alfabeta.




DOI: http://dx.doi.org/10.30999/jse.v3i1.153

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indeksasi :

 

Flag Counter

Creative Commons License

web
analytics View My Stats