MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN BILANGAN MELALUI TEKNIK GARIS VERTIKAL DAN HORIZONTAL PADA SISWA TUNARUNGU KELAS VII DI SLBN BEKASI JAYA

Wawan Suherman

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berhitung perkalian bilangan melalui tehnik garis vertikal dan horizontal pada siswa tunarungu kelas VII di SLBN Bekasi Jaya. Penelitian ini terjadi karena kesulitan yang dialami anak tunarungu yang berkaitan dengan pemahaman konsep bilangan yang abstrak dan pemahaman terhadap teknik pengerjaannya yang cukup sulit serta harus melalui beberapa tahap. Oleh karena itu anak tunarungu akan lebih tertarik apabila mendapat teknik yang lebih sederhana dan praktis, yaitu teknik garis vertikal dan garis horizontal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang berlangsung selama 2 siklus. Berdasarkan hasil penilaian yang diperoleh menunjukkan peningkatan kemampuan siswa yang cukup signifikan. Nilai rata-rata yang diperoleh siswa sebelum diberi tindakan (pretest), yaitu sebesar 33,75 mengalami kenaikan menjadi 47,50 pada hasil posttest siklus I, dan hasil posttest pada siklus II menjadi 78,75. Rendahnya nilai rata-rata pada siklus I bisa disebabkan oleh teknik pengerjaan soal yang dianggapnya masih baru dan belum memahami secara keseluruhan. Hal ini menyebabkan tidak semua siswa dapat mencoba mengerjakan latihan soal perkalian. Sedangkan pada siklus II adanya peningkatan kemampuan yang cukup signifikan, dan setiap siswa sudah mampu mengoperasikan teknik perkalian dengan menggunakan teknik garis vertikal dan garis horizontal. Berdasarkan uraian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa secara keseluruhan nilai ketuntasan belajar siswa berada di atas nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 75,2 setelah menggunakan teknik garis vertikal dan garis horizontal. Hal ini terlihat dari perubahan nilai belajar berupa hasil posttest yang cukup signifikan.


Keywords


Kemampuan berhitung; Tunarungu; SLB

References


Depdikbud. (1988). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Depdiknas. (2006). Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Sekolah Dasar Luar Biasa Tunarungu (SDLB-B). Jakarta: Direktorat PSLB.

E. Mulyasa. (2009). Praktik Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: PT REMAJA ROSDAKARYA.

Indrawan WS. Kamus Lengkap Bahasa Indonesia. Jombang: Lintas Media.

Mohammad Asrori.(2008). Psikologi Pembelajaran. Bandung: CV.WACANA PRIMA.

Panitia Sertifikasi Guru Rayon 113.(2011). Modul Pendidikan dan Latihan Profesi Guru Pendidikan Luar Biasa, FKIP Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Suharsimi Arikunto. (1990). Manajemen Penelitian. Yogyakarta: Rineka Cipta.




DOI: https://doi.org/10.30999/jse.v7i1.1305

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indeksasi :

 

Flag Counter

Creative Commons License

web
analytics View My Stats