KEMAMPUAN DALAM BELAJAR MENABUH GENDANG UNTUK MENGIRINGI GAMELAN DEGUNG PADA ANAK TUNAGRAHITA RINGAN KELAS X DI SLB NEGERI CILEUNYI KABUPATEN BANDUNG

Teti Ratnawulan, Ahmad Mugni Almarogi, Teja Isro Eswari

Abstract


Pelajaran Kesenian perlu diberikan kepada anak tunagrahita ringan sesuai dengan kemampuannya sehingga dapat mengembangkan bakat seni yang ada pada dirinya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang kemampuan anak, kesulitan anak, suasana saat belajar, dan pelaksanaan dalam belajar menabuh gendang untuk mengiringi gamelan degung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak tunagrahita ringan kelas X mampu mengikuti pembelajaran menabuh gendang untuk mengiringi gamelan degung dengan bantuan guru mulai dari mengenal alat, bagian-bagian di dalam gendang, tepakan-tepakan di dalam gendang, dan melakukan tabuhan gendang. Kesulitan yang dihadapi anak dalam menabuh gendang terdapat pada aspek melakukan/mempraktekan seperti memainkan keplak, kentrung, gedug dan mengganjal gedug oleh tumit secara bersamaan. Suasana pembelajaran dapat dikatakan interaktif karena responden bergairah dan senang mengikuti pembelajaran menabuh gendang. Pada pelaksanaan pembelajaran, responden melaksanakan kegiatan awal, inti, dan akhir. Mengacu pada kesimpulan penelitian maka peneliti merekomendasikan pada guru untuk melakukan latihan bermain gendang secara berulang.


Keywords


Kemampuan; Menabuh Gendang; Gamelan Degung; Anak Tunagrahita

Full Text:

Untitled

References


Amin, Moh. (1995). Ortopedagogik Anak Tunagrahita. Bandung: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Arikunto, Suharsimi.2013. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta.Rineka Cipta .

Arikunto, Suharsimi. 2010 . Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. Jakarta. PT Rineka Cipta.

Astati & Mulyani, Lis. (2010). Pendidikan Anak Tunagrahita. Bandung: CV CATUR KARYA MANDIRI.

Astati & Mulyani, Lis. (2011). Pendidikan Anak Tunagrahita. Bandung: Amanah Offset

Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Standar Isi. Departemen Pendidikan Nasional.

Depdikbud. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta. Gramedia PustakaUtama.

Kubarsah. (1994). Waditra Mengenal Alat-alat Kesenian Daerah Jawa Barat. Bandung. CV Sampurna

Mulyati, Nani, Euis. (2013) Pendidikan Anak berkebutuhan Khusus. Bandung: CV Amanah Offset

Somantri. (2006). Psikologi Anak Luar Biasa. Bandung: Refika Aditama

Sugiyono. 2013. Metode Penulisan Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung.Alfabeta.

Sugiyono. 2013 . Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Cetakan ke-25. Bandung. Alfabeta.

Undang-Undang Dasar 1945 dan Perubahannya. Pasal 29 ayat 1 tentang Pendidikan Nasional. Jakarta.Penabur Ilmu.

Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003. Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Bandung.Fokus media




DOI: https://doi.org/10.30999/jse.v6i1.1165

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indeksasi :

 

Flag Counter

Creative Commons License

web
analytics View My Stats