MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA ARAB

Heti Susanti

Abstract


Peningkatan prestasi belajar sangat bergantung kepada metode pembelajaran yang diterapkan oleh guru sebagai tenaga pengajar. Pembelajaran adalah upaya membelajarkan siswa untuk belajar. Kegiatan pembelajaran akan melibatkan siswa mempelajari sesuatu dengan cara efektif dan efesien. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab adalah model pembelajaran quantum. Model pembelajaran quantum adalah pembelajaran yang menciptakan lingkungan belajar yang efektif, dengan cara menggunakan unsur yang ada pada siswa dan lingkungan belajarnya melalui interaksi yang terjadi di dalam kelas. Untuk mengetahui apakah peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran bahasa Arab yang mendapatkan pembelajaran quantum lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran klasikal, dilakukan penelitian dengan metode eksperimen yang melibatkan 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Subjek penelitian ini adalah para siswa kelas VIII di SMP Muhammadiyyah 3 Bandung. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa peningkatan prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas eksperimen lebih baik daripada peningkatan prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas kontrol artinya hipotesis “Peningkatan prestasi belajar bahasa Arab siswa yang mendapatkan pembelajaran quantum lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran klasikal” teruji. Berdasarkan Uji parametik Mann-Whitney diperoleh nilai pvalue sebesar 0,0159. Karena nilai p-value lebih dari 0,05 maka H0 ditolak artinya rata-rata kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol. Dengan demikian dari Uji parametik Mann-Whitney ini menunjukkan bahwa prestasi belajar bahasa Arab siswa yang mendapatkan pembelajaran quantum lebih baik daripada siswa yang mendapatkan pembelajaran klasikal. Hasil normalized gain (NG) menunjukkan bahwa nilai rata-rata untuk kelas eksperimen adalah 0,3055 dan rata-rata NG untuk kelas kontrol adalah 0,2059. Dengan demikian berdasarkan kriteria indeks gain, diperoleh kesimpulan bahwa rata-rata kualitas peningkatan prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas eksperimen termasuk sedang adapun kualitas peningkatan prestasi belajar bahasa Arab siswa kelas kontrol adalah rendah

Full Text:

PDF

References


Deporter, B., et.al. (2005). Quantum teaching. Bandung: Kaifa

FKIP UNINUS, (2010). Pendoman dan Panduan Akademik 2010. Bandung: FKIP UNINUS Press

Hidayat, Y. (2010). Studi Prinsip Dasar Metode Pengajaran Bahasa Arab. [online]. http://arabicforall.or.id/metode/studi-prinsip-dasar-metode-pengajaran-bahasa-arab. [9 januari 2011]

Irwanto,dkk. (1997). Psikologi Umum; buku panduan Mahasiswa. Jakarta: PT Gramedia Pustaka.

Izzan, A. (2007). Metodologi Pembelajaran Bahasa Arab. Bandung: Humaniora.

Maemunah, S. (2010). Model Pembelajaran Berbasisi Proyek dalam Meningkatkan Komunikasi Matematika Siswa SMA. Bandung: Tidak Diterbitkan.

Mujiwati, T. (2008). Penerapan Pembelajaran Kooperatif Group Investigation untuk Meningkatkan Motivasi dan Belajar Siswa pada Mata Diklat Skripsi, http://www.wikipedia.com. [15 September 2010]

Purwanto, N. (1986). Psikologi Pendidikan Remaja. Bandung: CV Gramedia. Ridwan, (2008). Ketercapaian Prestasi Belajar. [online]. http://ridwan202.wordpress.com. [15 September 2010]

Riyanto, Y. (2009). Paradigma baru pembelajaran sebagai referensi bagi pendidik dalam implementasi pembelajaran yang efektif dan berkualitas. Jakarta: Kencana Perdana Media Group.

Sapri. (2008). Metode Pembelajaran Bahasa Arab. [online]. http://id. 6-Metodepembelajaran-bahasa-arab-sapri. Pdf. [15 Desember 2010]


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 BASIS

Jurnal Pendidikan BASIS Bahasa Arab dan Studi Keislaman

Diterbitkan oleh:

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Islam Nusantara (UNINUS)

Jl. Soekarno Hatta No 530 Kota Bandung, Jawa Barat 40286

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 4.0 Internasional.